Apakah galeri HP Anda dipenuhi dengan foto-foto keren, tetapi hanya tersimpan tanpa dimanfaatkan? Jangan biarkan hasil jepretan Anda sia-sia!

Kini, Anda bisa mengubah koleksi foto tersebut menjadi sumber penghasilan dengan menjualnya secara online.

Tersedia berbagai aplikasi di Play Store dan Apple Store yang memungkinkan Anda untuk menjual foto dan mendapatkan penghasilan tambahan.

Dengan memilih aplikasi yang tepat, baik fotografer profesional maupun penggemar fotografi bisa meraup keuntungan dari hobi mereka.

Rekomendasi Platform Online untuk Menjual Foto dan Mendapatkan Penghasilan dalam Bentuk Dollar

Beberapa platform yang populer untuk menjual foto secara online antara lain Getty Images, 500px, Dreamstime, Etsy, dan Shutterstock. Berikut ulasan lengkapnya:

1. Getty Images

Getty Images Holdings, Inc. mengelola tiga platform utama dalam dunia fotografi, yaitu Getty Images, iStock, dan Unsplash.

  • iStock cocok bagi fotografer yang ingin menjual foto dalam jumlah besar dengan harga lebih terjangkau.

  • Getty Images menawarkan harga yang lebih tinggi untuk foto yang lebih eksklusif, meskipun jumlah pembeli cenderung lebih sedikit dibandingkan iStock.

  • Unsplash, yang diakuisisi oleh Getty Images pada 2021, kini menyediakan layanan premium bernama Unsplash+.

Dari segi komisi, Getty Images memberikan pembayaran sebesar 25% untuk foto dan 20% untuk video. Kontributor iStock bisa mendapatkan komisi antara 15% hingga 45% tergantung tingkat eksklusivitas foto. Unsplash+ memungkinkan kontributor menjual foto premium dengan kompensasi mulai dari US$5 hingga US$30 per foto (sekitar Rp81.000 - Rp488.000).

2. 500px

Jika Anda ingin menjual foto sekaligus membangun komunitas, 500px bisa menjadi pilihan yang tepat.

Platform ini memungkinkan pengguna untuk berbagi karya, berinteraksi dengan sesama fotografer, mengikuti kompetisi fotografi, serta mencari peluang kerja di dunia fotografi.

Fitur unggulan 500px meliputi:

  • Algoritme Pulse, yang menampilkan foto-foto terbaru dan populer.

  • Fitur Statistik, untuk melihat performa foto yang diunggah.

  • Quests, yaitu kompetisi fotografi dengan hadiah menarik.

Untuk monetisasi, 500px menawarkan tiga jenis keanggotaan: Free, Awesome, dan Pro, dengan biaya mulai dari US$3.99 atau sekitar Rp64.000 per bulan.

3. Dreamstime

Dreamstime adalah platform dengan lebih dari 40 juta pengguna yang menyediakan lebih dari 200 juta file stok, termasuk foto, vektor, video, dan audio.

Sebagai kontributor, Anda bisa mendapatkan komisi antara 25% hingga 50% dari hasil penjualan foto. Jika foto Anda eksklusif, ada tambahan bonus sebesar 10%.

Bagi kontributor eksklusif, Dreamstime menawarkan bagian sebesar 60% untuk setiap penjualan serta bonus US$0.20 untuk setiap foto yang disetujui. Ada juga program referral yang memberikan komisi 10% dari keuntungan pengguna yang Anda ajak selama tiga tahun pertama.

4. Etsy

Etsy bukan hanya marketplace untuk barang handmade dan vintage, tetapi juga bisa digunakan untuk menjual foto secara digital.

Namun, Etsy memiliki beberapa biaya yang perlu diperhatikan, seperti:

  • Biaya iklan sebesar US$0.20 per iklan.

  • Biaya transaksi sebesar 6,5% dari harga jual (termasuk ongkos kirim).

  • Biaya pemrosesan pembayaran sebesar 3% + US$0.25 atau sekitar Rp4.000.

Etsy menawarkan fitur Etsy Plus dengan harga US$10 (sekitar Rp162.000 per bulan) untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan dalam pemasaran produk.

Selain itu, Etsy memiliki layanan Offsite Ads yang memungkinkan promosi produk dengan potongan 15% dari setiap penjualan yang diperoleh melalui iklan.

5. Shutterstock

Shutterstock adalah salah satu platform stok foto terbesar yang telah beroperasi sejak 2003 dan menawarkan lebih dari 450 juta gambar.

Platform ini telah membayar lebih dari US$1 miliar kepada lebih dari 1 juta kontributor di seluruh dunia.

Untuk mulai menjual foto di Shutterstock, Anda perlu mendaftar sebagai kontributor, mengunggah foto, dan menunggu persetujuan. Komisi yang didapat bersifat berbasis level, yaitu semakin banyak foto yang terjual, semakin tinggi persentase komisi yang diperoleh.

Komisi awal di Shutterstock berkisar antara 15% hingga 40% dari harga foto yang terjual.

6. Adobe Stock

Adobe Stock merupakan bagian dari ekosistem Adobe, yang memungkinkan fotografer menjual foto mereka kepada pengguna Adobe Creative Cloud. Komisi yang ditawarkan berkisar antara 20% hingga 60%, tergantung jenis konten yang dijual.

7. Alamy

Alamy memiliki lebih dari 150 juta gambar di database mereka dan membayar kontributor hingga 50% dari penjualan foto. Platform ini tidak menerapkan eksklusivitas, sehingga Anda bisa menjual foto di tempat lain juga.

8. Foap

Foap adalah aplikasi mobile yang memungkinkan Anda mengunggah foto dan menjualnya dengan harga mulai dari US$10 per foto. Pembagiannya adalah 50:50 antara fotografer dan Foap.

9. EyeEm

EyeEm memiliki teknologi AI yang membantu meningkatkan visibilitas foto Anda di pasar. Komisi yang diberikan berkisar antara 50% hingga 55% dari setiap penjualan.

10. Can Stock Photo

Can Stock Photo menawarkan pembayaran cepat dan mudah. Komisi yang didapatkan bisa mencapai US$0.50 hingga US$2.50 per unduhan, tergantung resolusi gambar yang diunggah.

Dengan memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan Anda, menjual foto bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Jadi, jangan biarkan foto-foto berkualitas di galeri Anda hanya tersimpan begitu saja—mulailah menjadikannya sumber penghasilan sekarang!