Inter Gagal Rebut Puncak Klasemen Setelah Kemenangan Dramatis Juventus
Dumonduh.com - Senin,17/02/2025 Inter melewatkan kesempatan untuk naik ke puncak klasemen Serie A setelah Francisco Conceicao mencetak gol kemenangan dramatis dalam kemenangan 1-0 Juventus atas mereka di Turin pada Minggu.
Winger Portugal itu memicu euforia di dalam Allianz Stadium setelah bekerja sama dengan Randal Kolo Muani, yang aksi individunya memungkinkan Conceicao mencetak gol kemenangan pada menit ke-74.
Tim asuhan Simone Inzaghi gagal memanfaatkan hasil imbang 2-2 yang dialami Napoli di markas Lazio pada Sabtu, sehingga mereka tetap tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen dengan 54 poin, delapan poin lebih banyak dari Juve yang berada di peringkat keempat.
Inter memulai laga dengan baik saat tendangan salto Mehdi Taremi berhasil ditepis oleh Michele Di Gregorio, sebelum Denzel Dumfries melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar gawang.
Juventus merespons dengan peluang dari Nico Gonzalez yang memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan ganda yang luar biasa, pertama untuk menggagalkan tembakan jarak jauh, lalu menahan sepakan Conceicao dari bola rebound.
Kedua tim terus menyerang di babak kedua, tetapi Conceicao akhirnya memecah kebuntuan Inter setelah Kolo Muani berputar melewati tiga bek sebelum mengoper bola kepada rekannya yang dengan tenang menyelesaikan peluang dengan kaki kiri.
Teun Koopmeiners hampir menambah keunggulan bagi Juve di menit-menit akhir, tetapi usahanya digagalkan oleh kombinasi Sommer dan Dumfries di garis gawang. Namun, hal itu tidak terlalu berpengaruh karena persaingan gelar Serie A kembali berubah arah.
Analisis Data: Performa Tandang Inter Bisa Mengancam Peluang Juara
Inzaghi menyadari timnya perlu meningkatkan performa tandang setelah mengalami kekalahan beruntun di laga tandang Serie A untuk pertama kalinya sejak Februari dan Maret 2023, saat melawan Bologna dan Spezia.
Namun, hasil ini bisa dibilang sudah diprediksi, mengingat Juventus adalah satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kandang musim ini, dengan tujuh hasil imbang dan enam kemenangan.
Sementara itu, tim asuhan Thiago Motta kini telah memenangkan tiga pertandingan liga secara beruntun untuk pertama kalinya musim ini, sekaligus mencatatkan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan untuk pertama kali dalam satu musim Serie A sejak rentetan lima kemenangan dari Desember 2023 hingga Januari 2024.
Inzaghi mungkin merasa kekalahan ini tidak adil, mengingat Inter mencatatkan 1,94 expected goals (xG) dibandingkan 1,16 xG milik Juventus, yang menunjukkan bahwa tim tamu memiliki peluang lebih baik.
Namun, tim asuhan Motta puas bermain bertahan, karena pertahanan telah menjadi kekuatan utama mereka musim ini, dengan Juventus mencatatkan 12 clean sheets, terbanyak di Serie A 2024-25.
0Komentar