Dopamin adalah neurotransmitter di otak yang berperan penting dalam mengatur perasaan senang dan motivasi. Namun, kelebihan dopamin akibat paparan berlebihan terhadap media sosial dan pornografi dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik seseorang.

Bahaya Kelebihan Dopamin Akibat Media Sosial

Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memicu peningkatan produksi dopamin di otak. Setiap kali seseorang menerima "like" atau komentar positif, otak melepaskan dopamin, menciptakan perasaan senang yang mendorong perilaku adiktif. Kondisi ini dapat menyebabkan isolasi sosial, depresi, dan perundungan siber. Selain itu, interaksi antara penggunaan media sosial dan reseptor dopamin pada remaja dapat memperburuk gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)[1].

Bahaya Kelebihan Dopamin Akibat Pornografi

Paparan konten pornografi dapat menyebabkan peningkatan dopamin yang signifikan di otak, mirip dengan efek yang ditimbulkan oleh narkoba. Kecanduan pornografi dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak, khususnya pada Pre Frontal Cortex (PFC), yang berperan dalam pengendalian diri, konsentrasi, dan pengambilan keputusan. Kerusakan pada PFC dapat menyebabkan penurunan kemampuan untuk membedakan benar dan salah, serta kesulitan dalam mengendalikan impuls[2].

Selain itu, kecanduan pornografi dapat menurunkan harga diri, menyebabkan depresi, dan mengganggu kehidupan sosial serta pendidikan seseorang. Kelebihan dopamin yang terus-menerus juga dapat memicu perilaku agresif dan menurunkan empati terhadap orang lain[3].

Kesimpulan

Kelebihan dopamin akibat penggunaan media sosial dan konsumsi pornografi yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Oleh karena itu, penting untuk mengatur waktu dan konten yang dikonsumsi, serta mencari aktivitas positif lainnya untuk menjaga keseimbangan produksi dopamin dalam otak.

Referensi

  1. Universitas Airlangga. "Interaksi ADHD, Penggunaan Media Sosial, dan Reseptor Dopamin pada Remaja." Tersedia di: https://unair.ac.id/interaksi-adhd-penggunaan-media-sosial-dan-reseptor-dopamin-pada-remaja/

  2. RSUP Dr. Sardjito. "Dampak Pornografi bagi Kesehatan pada Remaja: Apakah Berbahaya?" Tersedia di: https://sardjito.co.id/2019/10/30/dampak-pornografi-bagi-kesehatan-pada-remaja-apakah-berbahaya/

  3. Kompas Health. "6 Macam Masalah akibat Kelebihan Dopamin." Tersedia di: https://health.kompas.com/read/23G07073000868/6-macam-masalah-akibat-kelebihan-dopamin?page=all